Disdikpora Kebumen Gelar Pelatihan Pemanfaatan AI untuk Promosi Potensi Desa di Bonjoklor
Disdikpora Kebumen Gelar Pelatihan Pemanfaatan AI untuk Promosi Potensi Desa di Bonjoklor
Kebumen — Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kebumen menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Pemanfaatan AI untuk Promosi Potensi Desa pada Selasa, 10 Februari 2026, bertempat di Aula Balai Desa Bonjoklor, Kecamatan Bonorowo. Kegiatan berlangsung pukul 12.30–16.30 WIB dan diikuti sekitar 60 peserta yang terdiri dari pemuda desa, perangkat desa, perwakilan Disdikpora, serta narasumber.
Kegiatan dibuka dengan rangkaian acara pembukaan berupa pembacaan basmallah, menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, Mars Kabupaten Kebumen, dan Lagu Doa Tulus. Selanjutnya, Kepala Desa Bonjoklor, Bapak Sadar, menyampaikan sambutan sekaligus ucapan selamat datang dan apresiasi kepada Disdikpora Kabupaten Kebumen atas terselenggaranya pelatihan tersebut. Ia berharap hasil pelatihan dapat dimanfaatkan oleh para pemuda desa untuk memperkenalkan potensi lokal sekaligus membuka peluang peningkatan penghasilan masyarakat. Disampaikan pula bahwa Desa Bonjoklor memiliki potensi di bidang pertanian, peternakan, dan kerajinan.
Pelatihan secara resmi dibuka oleh Sekretaris Disdikpora Kabupaten Kebumen, Bapak Budi Santoso, M.Pd. Dalam arahannya, beliau menyampaikan bahwa Desa Bonjoklor merupakan desa binaan Disdikpora. Pemanfaatan kecerdasan artifisial (AI) juga menjadi bagian dari program prioritas nasional sehingga perlu diarahkan untuk hal-hal positif dan produktif. Diharapkan melalui pelatihan ini, peserta mampu memanfaatkan AI untuk mendorong promosi dan pengembangan potensi desa. Peserta juga didorong untuk aktif bertanya dan berdiskusi dengan narasumber selama sesi materi.
Materi pelatihan disampaikan oleh dua narasumber, yaitu Ibu Yuminah, M.Kom dan Bapak Nurul Iman, S.Kom. Paparan materi mencakup pengenalan Kecerdasan Artifisial Generatif, yaitu cabang AI yang berfokus pada pembuatan konten baru seperti teks, gambar, musik, dan video dengan teknologi deep learning. Dijelaskan pula berbagai jenis AI generatif yang telah digunakan secara luas, di antaranya model bahasa seperti ChatGPT, pembuat gambar, pembuat musik, hingga pembuat video dan animasi.
Peserta juga mendapatkan materi tentang pentingnya prompt sebagai instruksi utama dalam menghasilkan keluaran dari AI, unsur-unsur penyusunan prompt yang efektif, serta teknik perancangan prompt untuk produksi konten kreatif. Narasumber menekankan peran pemuda sebagai agen perubahan yang kreatif, adaptif terhadap teknologi digital, dan menjadi pendorong inovasi di desa.
Dalam sesi praktik, peserta mengikuti tahapan pembuatan konten promosi berbasis AI, mulai dari penyusunan naskah, pembuatan visual, hingga video otomatis dengan memanfaatkan berbagai alat bantu digital. Pendekatan ini diharapkan dapat membantu promosi potensi desa menjadi lebih cepat, menarik, dan tepat sasaran.
Pada sesi penutup, narasumber meminta peserta menyampaikan kesan dan pesan sebagai bahan evaluasi kegiatan. Pelatihan ditutup dengan pembacaan hamdallah bersama yang dipimpin oleh Kepala Bidang PAUD dan PNF Disdikpora Kabupaten Kebumen. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan kapasitas pemuda desa dalam memanfaatkan teknologi AI untuk kemajuan dan kemandirian desa.
