Penguatan Guru pada Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial Kabupaten Kebumen Tahun 2026
Penguatan Guru pada Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial Kabupaten Kebumen Tahun 2026
Kebumen - Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Kebumen menyelenggarakan kegiatan Penguatan Guru pada Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial bagi guru SMP Negeri dan Swasta se-Kabupaten Kebumen pada tanggal 25–26 Mei 2026 bertempat di Hotel Mexolie Kebumen. Kegiatan ini diikuti oleh 224 guru SMP Negeri dan Swasta sebagai upaya meningkatkan kompetensi guru dalam menghadapi perkembangan teknologi digital di dunia pendidikan.
Pada hari pertama, Senin, 25 Mei 2026, kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Sekretaris Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Kebumen. Dalam arahannya disampaikan bahwa pembelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial (KA) merupakan salah satu kebijakan strategis Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dalam menghadapi tantangan era digital. Berdasarkan Naskah Akademik Tahun 2025, kebijakan tersebut mencakup pengembangan kurikulum, peningkatan kompetensi guru, serta strategi implementasi yang inklusif guna menciptakan ekosistem pendidikan yang mendukung literasi digital dan inovasi.
Disampaikan pula bahwa pembelajaran Koding dan KA dirancang untuk mengintegrasikan kemampuan berpikir komputasional, kreativitas digital, dan etika teknologi. Melalui implementasi tersebut, peserta didik diharapkan tidak hanya mampu menggunakan teknologi, tetapi juga mampu menjadi inovator yang berdaya saing di masa depan. Selain itu, guru juga dituntut mampu beradaptasi dengan perkembangan media sosial dan teknologi digital melalui pembelajaran yang kreatif, inovatif, serta relevan dengan karakteristik generasi saat ini.
Materi pertama disampaikan oleh Suharjantyo Nugroho Widyopurnomo, S.E. dari BBPMP Provinsi Jawa Tengah dengan tema Pembelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial pada Pendidikan Dasar dan Menengah. Materi membahas dasar kebijakan pembelajaran Koding dan KA berdasarkan Naskah Akademik Pembelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial Tahun 2025 dan Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025.
Dalam pemaparannya dijelaskan bahwa capaian pembelajaran Koding dan KA meliputi berpikir komputasional, literasi digital, literasi dan etika kecerdasan artifisial, pemanfaatan dan pengembangan KA, algoritma pemrograman, serta analisis data. Pembelajaran Koding dan KA bertujuan membentuk peserta didik yang mampu berpikir kritis, kreatif, inovatif, mampu berkomunikasi dan berkolaborasi secara digital, serta menjadi warga digital yang beretika.
Pada hari kedua, Selasa, 26 Mei 2026, kegiatan dilanjutkan dengan praktik pembuatan bahan ajar digital berbasis AI. Dalam sesi ini peserta mempraktikkan penggunaan beberapa platform berbasis kecerdasan artifisial, antara lain Gamma App untuk membuat presentasi otomatis berbasis AI, Pixverse AI untuk membuat video animasi pembelajaran, ElevenLabs untuk membuat narasi suara berbasis AI, serta Notebook LM untuk membantu membaca, merangkum, dan mengembangkan materi pembelajaran.
Melalui praktik tersebut, peserta diberikan kesempatan mencoba langsung membuat bahan ajar digital sesuai kebutuhan pembelajaran masing-masing. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan keterampilan guru dalam memanfaatkan teknologi digital dan AI guna menciptakan pembelajaran yang lebih inovatif, menarik, dan interaktif.
Materi berikutnya membahas tentang digitalisasi pembelajaran dan pemanfaatan Perangkat Interaktif Digital (PID) di sekolah. Materi menekankan bahwa teknologi bukan hanya sekadar alat presentasi, tetapi sarana membangun pembelajaran aktif, kolaboratif, kritis, dan bermakna. Guru diharapkan mampu merancang pembelajaran yang melibatkan peserta didik secara aktif dalam berpikir, berdiskusi, menganalisis informasi, dan menyusun kesimpulan berdasarkan bukti.
Selain itu, peserta juga memperoleh materi tentang Rumah Pendidikan yang disampaikan oleh Sarip Hidayat, S.Pd.SD., M.M. Materi ini memperkuat pemahaman guru terkait pemanfaatan platform digital pendidikan sebagai pendukung transformasi pembelajaran di sekolah.
Kegiatan ditutup oleh Kepala Bidang Pendidikan SMP Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Kebumen, Bapak Martiyono, S.Pd., M.Pd. Dalam arahannya beliau menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti kegiatan dengan baik dan antusias selama dua hari pelaksanaan.
Beliau menegaskan bahwa perkembangan teknologi, khususnya Koding dan Kecerdasan Artifisial, merupakan tantangan sekaligus peluang bagi dunia pendidikan. Guru diharapkan terus meningkatkan kompetensi dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman agar dapat menghadirkan pembelajaran yang inovatif, kreatif, dan relevan dengan kebutuhan peserta didik.
Melalui kegiatan ini diharapkan para guru mampu mengimplementasikan hasil pelatihan di sekolah masing-masing, berbagi praktik baik dengan rekan sejawat, serta terus mengembangkan pembelajaran digital guna mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Kebumen.
