Disdikpora Kebumen Evaluasi Capaian Kinerja Triwulan III 2026, Percepat Realisasi Anggaran dan Pelaksanaan Kegiatan
Disdikpora Kebumen Evaluasi Capaian Kinerja Triwulan III 2026, Percepat Realisasi Anggaran dan Pelaksanaan Kegiatan
KEBUMEN – Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kebumen melaksanakan Rapat Koordinasi Pengendalian Operasional Kegiatan (Rakorpop/K) Triwulan III Tahun 2026 pada Rabu, 16 September 2026. Rapat ini membahas evaluasi pelaksanaan program dan kegiatan, capaian kinerja, realisasi anggaran, progres fisik, serta identifikasi permasalahan dan langkah tindak lanjut hingga akhir tahun anggaran.
Rakorpop Triwulan III dilaksanakan sebagai upaya memperkuat pengendalian dan pemantauan pelaksanaan program di lingkungan Disdikpora Kabupaten Kebumen. Evaluasi mencakup seluruh bidang, mulai dari pendidikan anak usia dini (PAUD) dan pendidikan nonformal, pendidikan sekolah dasar (SD), pendidikan sekolah menengah pertama (SMP), hingga kepemudaan dan olahraga.
Dalam pemaparan Kepala Disdikpora Kabupaten Kebumen, evaluasi capaian kinerja menunjukkan bahwa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Kebumen tahun 2026 telah mencapai 73,17 dari target 72,88. Capaian tersebut berada di atas target tahunan yang ditetapkan. Sementara itu, Indeks Pendidikan tercatat sebesar 63,58 dari target 65,45, sedangkan Indeks Kesehatan mencapai 85,47 dari target 85,70.
Pada indikator kinerja urusan pendidikan, sejumlah indikator telah mencapai atau melampaui target. Rata-rata Lama Sekolah (RLS) telah mencapai target sebesar 7,89 tahun. Literasi membaca SMP mencapai 92 persen dari target 87,80 persen, sedangkan numerasi SMP mencapai 85,98 persen dari target 82,85 persen.
Pada indikator program, Angka Partisipasi Kasar (APK) PAUD usia 3–6 tahun mencapai 47,16 persen dari target 44,80 persen. APK SMP usia 13–15 tahun juga mencapai 95,96 persen, melampaui target sebesar 86,03 persen. Meski demikian, beberapa indikator lain, terutama literasi dan numerasi SD, Harapan Lama Sekolah, serta proporsi penduduk berusia 15 tahun ke atas yang berkualifikasi pendidikan tinggi, masih memerlukan upaya peningkatan.
Pada urusan kepemudaan dan olahraga, persentase prestasi olahraga telah mencapai 39,74 persen dari target 34,21 persen. Cakupan prestasi kepramukaan mencapai target sebesar 66,67 persen. Sementara itu, persentase organisasi pemuda yang aktif masih berada pada angka 20,93 persen dari target 69,77 persen, sehingga menjadi salah satu indikator yang memerlukan perhatian lebih lanjut.
Realisasi Anggaran dan Progres Fisik Menjadi Perhatian
Disdikpora Kabupaten Kebumen mengelola anggaran Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp1.054.353.760.000, yang dialokasikan untuk urusan pendidikan serta kepemudaan dan olahraga.
Berdasarkan evaluasi hingga 14 September 2026, realisasi keuangan mencapai Rp718.226.562.547 atau 68,12 persen dari total pagu anggaran. Angka tersebut masih berada di bawah target realisasi kumulatif sebesar 85,90 persen, sehingga terdapat deviasi sebesar 17,78 poin persentase.
Sementara itu, realisasi fisik kegiatan mencapai 68,72 persen, dibandingkan target sebesar 85,85 persen. Dengan demikian, terdapat deviasi fisik sebesar 17,13 poin persentase.
Program Pengelolaan Pendidikan menjadi salah satu program yang memerlukan percepatan, dengan realisasi keuangan sebesar 36,67 persen dan realisasi fisik sebesar 37,27 persen. Selain itu, percepatan juga diperlukan pada Program Pengembangan Kurikulum, Program Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Program Pengendalian Perizinan Pendidikan, Program Pengembangan Kapasitas Daya Saing Kepemudaan, Program Pengembangan Kapasitas Daya Saing Keolahragaan, serta Program Pengembangan Kapasitas Kepramukaan.
Dalam proyeksi hingga akhir September 2026, realisasi keuangan diperkirakan mencapai Rp791.732.345.897 atau 75,09 persen. Proyeksi tersebut menunjukkan bahwa upaya percepatan pelaksanaan kegiatan dan penatausahaan keuangan masih diperlukan untuk menekan deviasi antara target dan realisasi.
Percepatan Pengadaan dan Penyelesaian Administrasi
Dalam rapat tersebut, sejumlah bidang menyampaikan kendala yang memengaruhi pelaksanaan kegiatan. Pada bidang pendidikan SD, beberapa paket pembangunan dan rehabilitasi sarana prasarana sekolah mengalami penyesuaian karena adanya program revitalisasi. Selain itu, sejumlah pekerjaan mengalami keterlambatan proses pengadaan dan masih berada dalam tahapan penandatanganan Surat Perintah Kerja (SPK).
Pada bidang SMP, pelaksanaan sejumlah kegiatan juga dipengaruhi oleh penyesuaian anggaran serta pelaksanaan program revitalisasi. Sementara itu, bidang PAUD menyampaikan adanya kegiatan yang masih menunggu proses reviu Inspektorat, penyelesaian regulasi, maupun pelaporan pertanggungjawaban.
Di bidang kepemudaan dan olahraga, beberapa kegiatan yang mengalami deviasi antara lain penyediaan prasarana olahraga, pelatihan kewirausahaan pemuda, dan kegiatan kepramukaan. Pelatihan kewirausahaan pemuda direncanakan berlangsung pada Oktober 2026, sedangkan Jambore Pemuda dijadwalkan pada 30 September 2026.
Pekerjaan prasarana olahraga, termasuk Stadion Candradimuka dan Lapangan Manunggal, juga menjadi perhatian untuk dipercepat. Di sisi lain, sejumlah kegiatan yang telah dilaksanakan, seperti Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) dan penyaluran hibah KONI, masih memerlukan penyelesaian surat pertanggungjawaban (SPJ).
Disdikpora juga mencatat sebanyak 82 paket pekerjaan yang dipihakketigakan dengan nilai target Rp21.431.351.349. Hingga evaluasi September, realisasi keuangan tercatat sebesar Rp280.955.780 dari 10 paket, sedangkan 72 paket lainnya belum terealisasi. Kondisi ini menjadi perhatian khusus dalam upaya percepatan pengadaan, pelaksanaan kontrak, pekerjaan fisik, dan penyelesaian administrasi pembayaran.
Penguatan Koordinasi Lintas Perangkat Daerah
Dalam pembahasan bersama Bapperida, BPKPD, Bagian Administrasi Pembangunan, Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ), serta Inspektorat, sejumlah langkah tindak lanjut disepakati untuk mendukung percepatan pelaksanaan kegiatan.
Bapperida menekankan pentingnya dukungan data untuk pengukuran indikator kinerja, termasuk Indeks Pembangunan Olahraga, serta penyesuaian lokasi kegiatan yang terdampak program revitalisasi. Sementara itu, BPKPD mengingatkan agar setiap bidang memperhatikan kelengkapan dokumen pendukung pencairan, ketentuan administrasi keuangan, dan batas waktu penyelesaian kegiatan menjelang akhir tahun anggaran.
Bagian Administrasi Pembangunan mendorong pemutakhiran data e-Monev agar sesuai dengan kondisi di lapangan. Evaluasi pelaksanaan kegiatan dan pengadaan barang/jasa juga akan dilakukan secara berkala melalui koordinasi lintas bidang. Selain itu, penyedia diminta mempercepat pekerjaan konstruksi dengan tetap memperhatikan kualitas hasil pekerjaan.
Bagian PBJ turut mendorong optimalisasi proses pengadaan, termasuk koordinasi dengan pejabat pengadaan pada masing-masing bidang untuk mempercepat penanganan paket pekerjaan. Sementara itu, Inspektorat menekankan pentingnya percepatan pekerjaan pembangunan dan rehabilitasi sarana prasarana, pengawasan kualitas pekerjaan, serta pemenuhan ketentuan dan mekanisme penyaluran bantuan maupun hibah.
Terkait penyaluran bantuan biaya personel peserta didik, rapat juga membahas penyesuaian mekanisme dari bantuan sosial menjadi beasiswa. Langkah ini memerlukan penyelesaian regulasi, termasuk penyiapan Peraturan Bupati dan dokumen pendukung agar pelaksanaannya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Percepatan dengan Tetap Menjaga Kualitas
Sebagai tindak lanjut Rakorpop Triwulan III, setiap bidang diminta mempercepat pelaksanaan program dan kegiatan sesuai jadwal, menyelesaikan hambatan pengadaan dan regulasi, mengoptimalkan pelaporan serta penyelesaian SPJ, dan melakukan pemantauan secara intensif terhadap kegiatan dengan deviasi tinggi.
Pengendalian juga diarahkan pada pemutakhiran data capaian kinerja, realisasi anggaran, serta progres fisik secara berkala sebagai bahan evaluasi pimpinan. Khusus pekerjaan pihak ketiga, pemantauan dilakukan untuk memastikan proses pengadaan, pelaksanaan kontrak, dan penyelesaian pekerjaan berjalan sesuai ketentuan.
Melalui koordinasi dan pengendalian yang berkelanjutan, Disdikpora Kabupaten Kebumen berupaya meningkatkan realisasi anggaran dan capaian fisik hingga akhir Tahun Anggaran 2026, sekaligus memastikan program pendidikan, kepemudaan, dan olahraga terlaksana secara efektif, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
