Disdikpora Kebumen Gelar Pelatihan Kewirausahaan bagi 60 Pemuda melalui Metode Experiential Learning Berbasis Mentoring
Disdikpora Kebumen Gelar Pelatihan Kewirausahaan bagi 60 Pemuda melalui Metode Experiential Learning Berbasis Mentoring
KEBUMEN – Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kebumen menyelenggarakan Pelatihan Kewirausahaan dengan Metode Experiential Learning Berbasis Mentoring (ELBM) bagi Pemuda Kabupaten Kebumen Tahun 2026 pada Senin, 19 Oktober 2026. Kegiatan yang berlangsung di Hotel Mexolie Kebumen ini diikuti oleh 60 peserta pemuda berusia 19–30 tahun.
Pelatihan ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kapasitas pemuda dalam mengembangkan potensi kewirausahaan, membangun pola pikir bisnis, serta mempersiapkan diri menghadapi peluang dan tantangan dunia usaha. Melalui metode Experiential Learning Berbasis Mentoring, peserta diharapkan tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teoritis, tetapi juga mampu memahami penerapannya dalam merintis dan mengembangkan usaha.
Pada hari pertama, peserta mendapatkan materi dari tiga narasumber dengan fokus pembahasan yang saling melengkapi. Dr. Agus Sunaryo, S.Pd., M.Pd., menyampaikan materi tentang pemberdayaan pemuda menjadi wirausahawan melalui Experiential Learning Berbasis Mentoring. Materi ini membahas pentingnya pengembangan kapasitas pemuda agar mampu mengenali potensi diri dan memanfaatkannya sebagai peluang usaha.
Selanjutnya, Herlyanti menyampaikan materi Berani Memulai Bisnis dengan Percaya Diri. Pembahasan ini berfokus pada pentingnya membangun keberanian dan kepercayaan diri dalam memulai usaha, termasuk menghadapi berbagai tantangan yang mungkin muncul pada tahap awal berwirausaha.
Sementara itu, Florentina Jabar membawakan materi mengenai memisahkan keuangan usaha dan keuangan pribadi. Pengelolaan keuangan menjadi salah satu aspek penting dalam menjalankan bisnis agar arus kas lebih teratur, kondisi usaha dapat dipantau dengan baik, dan keuangan pribadi tidak bercampur dengan kebutuhan operasional bisnis.
Melalui rangkaian materi tersebut, peserta diharapkan memiliki pemahaman yang lebih komprehensif mengenai langkah awal membangun usaha, mulai dari membentuk pola pikir wirausaha, meningkatkan kepercayaan diri, hingga menerapkan pengelolaan keuangan yang tertib.
Pelatihan ini diharapkan dapat mendorong tumbuhnya wirausahawan muda di Kabupaten Kebumen yang mandiri, kreatif, dan mampu melihat peluang di lingkungan sekitarnya. Dengan bekal pengetahuan dan pendampingan yang tepat, pemuda diharapkan dapat berperan aktif dalam mengembangkan potensi ekonomi daerah.
